Dituduh PKI Jokowi Sabar Juga Ada Batasnya
![]() |
| Sumber : Google |
Menurut Presiden Jokowi Beliau sudah terlalu sabar menghadapi fitnah yang mengatakan bahwa dirinya adalah seorang PKI, bagi Presiden Jokowi tuduhan tersebt harus di luruskan tidak boleh di biarkan terus menerus.
"Presiden Jokowi PKI, coba. Astagfirullah. PKI dibubarkan 65, 66, saya lahir 61. Umur saya baru 4 tahun. Masa ada PKI balita. Ampun. Masa ada kejamnya seperti itu. Menuduh, memfitnah," ujar Jokowi dalam acara pembagian sertifikat tanah untuk rakyat di Halaman Samarinda Convention Hall Kota Samarinda, Kamis (25/10).
Karan ucapanya tersebut akhirnya sejumlah hadirin yang berada di situ besuara dan mengucap "sabar, sabar, Pak"
"Sabar, sabar. Ya kan sudah sabar. Tapi sabarkan juga ada batasnya. Saya sudah diam terus lho itu. Diam, kok ini enggak berhenti-berhenti. Jangan-jangan dipikir-pikir saya takut," katanya lalu ribuan hadirin dan masyarakat penerima sertifikat pun bertepuk tangan dan tertawa.
Presiden RI ini juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia harus menjungjung tinggi nilai nilai agama dan tata krama.
"Jangan karena pengin kekuasaan kemudian memfitnah," katanya.
Dalam acara tersebut juga menampilakan contoh bahwa Fitnah terkait dirinya seorang PKI tersebut terlalu kejam.
"Coba lihat itu gambarnya. Itu DN Aidit Ketua PKI. Pidato tahun 1955. Lah kok saya ada di dekatnya? Ini ada di media sosial. Kok ya persis saya itu lho. Saya lihat itu sampai geleng-geleng. Saya lahir saja belum kok sudah di dekat podium DN Aidit. Astagfirullah, ampun Ya Allah. Sabar. Ini baru satu gambar belum gambar yang lain. Sabar, sabar, sabar, sabar," katanya.
Ia pun mengatakan contoh itu menjadi gambaran betapa kejamnya politik sehingga bangsa Indonesia harus benar-benar menjaga kerukunan dan persatuan.
Presiden Jokowi menegaskan dan berpesan kepada masyarakat agar jangan sampai karena pilkada atau pilpres terjadi perpecahan antar-saudara.
"Karena yang namanya pemilu setiap 5 tahun pasti ada. Masa kita mau gitu-gituan terus," katanya.
Presiden menyempatkan untuk berdialog dan memanggil ke panggung masyarakat penerima sertifikat yang ditunjuknya.
Namun pada kesempatan kali ini, ia tak memberikan hadiah sepeda tetapi kesempatan untuk berfoto bersamanya.
Sumber : Akurat.co


Comments
Post a Comment